Syurga.

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

10 GOLONGAN UMAT NABI MUHAMMAD SAW. TIDAK AKAN MASUK SURGA

“Ada 10 golongan dari umatku tidak akan masuk surga”

Begitu mula mula Ibnu Abbas RA meriwayatkan sebuah hadist baginda nabi.

“Siapa mereka ya Rasulullah?”

  1. Al Qalla,
  2. Al Jayyuf,
  3. Al Qattaf,
  4. Ad Daibub,
  5. Ad Dayyuts,
  6. Shahibul ‘Athabah,
  7. Shahibul Kubah,
  8. Al ‘Utul,
  9. Az Zanim, dan
  10. Al aq liwalidaith.

“Terangkanlah siapa saja mereka itu?”

Beliau menjawab.

AL QALLA, adalah manusia penjilat, mencari muka pada penguasa.

AL JAYYUF, adalah pencuri kain kafan kuburan.

AL QATTAR, adalah para pengadu “domba”.

AL DAIBUB, adalah mucikari penjual perempuan sebagai pelacur.

AD DAYYUTS, adalah orang yang tidak cemburu melihat istri dan anak gadisnya bergaul dengan laki laki lain.

SHAHIBUL “ATHABAH, adalah para penabuh gendang besar.

SHAHIBUL KUBAH, adalah para penabuh gendang kecil.

AL ‘UTUL, adalah Orang sombong yang tidak mau memberi maaf saudaranya yg meminta maaf.

AZ ZANIM, adalah para pengunjing orang yg suka duduk duduk di pinggir jalan.

AL ‘AQ LIWALIDAITH, adalah pendurhaka pada orang tuanya.

Muadz RA lantas bertanya,

“Terangkan pada kami apa maksud dari ayat; “Pada hari ketika sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong bondong” (QS. An Naba (78) : 18)

“Kau menanyakan perkara besar wahai sahabatku Muadz…”

“…kelak ummatku akan dikumpulkan terpisah 10 golongan. Mereka menampakan rupa sesuai amal perbuatannya di dunia. Ada yang bewujud…:”

  1. KERA, mereka para pengadu domba manusia.
  2. BABI, pemakan barang haram dan mencari rizki dengan cara haram.
  3. Ada yang berjalan dengan KAKI DIATAS dengan MUKA terseret dibawah, merekalah pemakan RIBA.
  4. BUTA dan BINGUNG, mereka manusia zalim dalam memutus hukum.
  5. TULI, BISU dan GILA, mereka orang yg bangga dengan amal perbuatannya.
  6. Ada yg lidahnya terjulur dan dikunyahnya sendiri hingga darah nanah mengalir dari mulutnya, merekalah para ALIM ULAMA yg perbuatannya bertolak belakang dengan ucapannya.
  7. Ada yg tangan kakinya buntung, mereka orang yg suka menyakiti tetangganya.
  8. Ada yg tersalip lempengan besi membara, merekalah orang yg suka melaporkan orang lain pada penguasa atas laporan palsu (kriminalisasi)
  9. Ada yg tubuhnya busuk, orang yang tenggelam dengan syahwat mereka.
  10. Ada yg berselimut aspal mendidih, merekalah orang sombong nan angkuh.

(HR. Al Qurthubi dalam Nashaihul ‘Ibad Syaikh Nawawi).


Mudah-mudahan kita bukan termasuk dalam golongan yg digambarkan baginda nabi SAW itu. Dan senantiasa berdoa agar tidak terjebak masuk dalam kubangan dan lingkungan ahli maksiat yg menjerumuskan.

“Allahumma akrim hajihil ummatul muhammadiyah bi jamiyli ‘awaidika fiddarini ikromaa liman ja’altaha min ummatihi sollallahu ‘alayhi wassalam”

“Ya Allah, muliakanlah umat Muhammad ini dengan indahnya pahala-Mu, baik di dunia maupun di akhirat, sebagai bentuk kemurahan-Mu bagi orang yang telah Engkau jadikan dia sebagai bagian dari umatnya”

Aamiin Allahumma, Aamiin….

1 menit.

HIDUP INI PILIHANSurga atau Neraka

Hanya dengan 1 menit kita bisa membaca Istighfar 100 kali.
Dan sangat bisa Allah akan mengampuni dosa kita tahunan, puluhan tahun bahkan seumur hidup kita hanya karena istighfar 1 menit saja.

Satu menit kita bisa memperberat amalan dengan membaca 40 kali subhanallahu wabihamdihi wa subhanallahil adzim.

Satu menit kita bisa mendapatkan harta karun surga dengan membaca 80 kali la haula walaa quwwata illa billah.

Satu menit kita bisa 9 kali membaca surat al ikhlas yang mana ini senilai tiga kali mengkhatamkan Al Quran.

Satu menit kita bisa memperpanjang umur kita dengan silaturahmi. Telpon orangtua, saudara, kerabat dan seterusnya.

Satu menit kita bisa berdakwah dengan whatsapp dan panen pahala dari orang yang mengamalkan dakwah kita.

Satu menit kita bisa mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari dunia seisinya dengan membaca 100 kali la haula walaa quwwata illa billah.

Dan satu menit ini, kita tak harus dalam keadaan duduk di masjid, atau sedang tidak melakukan apapun. Kita bisa membacanya tanpa mengganggu aktifitas kita setiap hari.
Satu menit ada di tangan anda. Karena…
Hidup ini pilihan,
mau dihabiskan untuk yang sia-sia atau manfaat untuk kehidupan akhirat.
Satu menit saja!

Syarat.

Syarat takbiratul ihram ada 21 syarat …

  1. Dengan bahasa arab
  2. Dengan lafaz Allah
  3. Dengan lafaz Akbar
  4. Tertib antara dua lafaz tersebut
  5. Takbir itu hendaklah semasa berdiri pada solat ( bagi yg kuasa berdiri)
  6. Tiada dipanjangkn pada huruf alif(hamzah) pada lafaz Allah
  7. Tidak menggugurkan huruf alif (hamzah) pada lafaz akbar seperti (الله كبر)
  8. Tidak di panjangkn huruf ba pada lafaz akbar seperti (الله اكبار)
  9. Tidak di tasydidkn huruf ba pada lafaz akbar seperti الله اكبّر
  10. Jgn ditambah huruf waw yg mati atau berbaris pada lafaz Allah seperti ( اللهو اكبر)
  11. Jgn ditambah huruf waw dahulu dari lafaz Allah seperti والله اكبر
  12. Jgn ditukar hamzah kepada waw seperti الله وكبر
  13. Jgn tukar huruf kaf kepada hamzah sperti الله اابر
  14. Tidak berhenti diantara lafaz Allah dengan Akbar melebihi dari bernafas
  15. jgn dipanjangkn huruf antara lam dan ha pada lafaz Allah itu melebihi 14 harakat.
  16. Memperdengarkan dirinya dgn sekalian huruf takbir itu.
    17.hendaklah dalam waktu solat
  17. Menghadap qiblat
  18. Setelah sempurna takbir imam nya(bagi makmum)
  19. Tiada niat memalingkn niat takbiratul ihram kepada takbir lainnnya.
  20. Disertakan niat solat dalam takbiratul ihram itu.

( Naqal dari kitab sullamussibyan syarah kitab hidayatussibyan) karangan ayah cik kedah
-jika ada kesilapan mohon diperbetulkan

MOGA BERMANFAAT.